Info

02 Januari 2021

YA ALLOH, KARUNIAKANLAH KAMI ILMU YANG BERMANFAAT (BAGIAN 5)



Disusun oleh : Abu Hammam Kiryani, Lc

Pengasuh PPTQ At taqwa Al Islamiy Borobudur


Tidak ada diantara kita yang tidak menginginkan ilmu kita bermanfaat dan berkah dalam kehidupan ini, maka memahami dan mengkaji methode yang menghantarkan ilmu kita menjadi bermanfaat dan berkah merupakan kemestian. Semoga alloh memudahkan kita semua untuk mewujudkan dalam perjalanan tholabul ilmi kita semua. Aamiin


Adapun methode tholabul ilmi yang selanjutnya : 

4. Memusatkan semangat untuk mempelajari Al-Qur’an dan Al-Hadits, karena inilah asal dari ilmu itu sendiri. 


إن كل علم نافع مرده إلى كلام الله وكلام رسوله – صلى الله عليه وسلم – وباقي العلوم : إما خادم لهما فيؤخذ منه ماتتحقق به الخدمة أو أجنبي عنهما فلا يضر الجهل به. 


Sesungguhnya ilmu yang bermanfaat tempat kembalinya pada Al Qur’an dan Al Hadits, sedangkan ilmu selainya adakalanya sebagai pembantu untuk memahami keduanya, maka diambil darinya yang bisa membantu mewujudkan dalam memahami keduanya. Ataupun bukan pembantu keduanya maka tidak memberikan madhorot ketika tidak mengetahuinya.)khulaashoh Ta’dhiimil ilmi : 1384 )


( فالعلم في السلف أكثر والكلام فيمن بعدهم أكثر) 


Ilmu di zaman salaf lebih banyak sedangkan perkataan dizaman setelah mereka lebih banyak (daripada ilmunya).


قال حماد بن زيد : قلت لأيوب السختياني : العلم اليوم أكثر أو فيما تقدم ؟ فقال : ( الكلام اليوم أكثر والعلم فيما تقدم أكثر ) 


Berkata Hammad Bin Zaid : Aku bertanya kepada Ayyub As-Sikhtiyaaniy : (apakah) Ilmu pada zaman ini lebih banyak ataukah lebih banyak pada zaman dahulu? Beliau berkata: perkataan pada zaman ini lebih banyak sedangkan ilmu di zaman dahulu yang lebih banyak. (Khulaashoh Ta’dhiimil ilmi : 1384)


(Bersambung)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar